Bila Anda Sedang berada di Makassar sempatkan diri anda mengunjung Kabuapten Jeneponto salah satu Kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan . yang unik di derah ini kita dapat mencicipi hidangan coto kuda Karena hampir disetiap sudut kota muda dijumpai restoran atau warung kecil yang menjajakan daging kuda. Hidangan kas ini namanya Sop Konro dan Cotto Kuda.
Ladang garam, sawah kering menjadi sebagian kecil pemandangan disepanjang Jalan Poros Lintas Provinsi yang melintasi Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Bukan pemandangan yang aneh bila disepanjang sisi jalan raya terdapat restoran yang menjual Cotto dan Konro Kuda.
Entah kapan orang Jeneponto mulai gemar mengkonsumsi daging kuda. Namun di Sulawesi saat ini daging kuda identik dengan masyarakat Jeneponto. Kegemaran ini dapat dilihat dari banyaknya stok kuda hidup yang diperjualbelikan di Pasar Hewan Tolo.
Pasar ini telah menjadi tempat transaksi pedagang kuda sejak tahun 1930. Setiap Sabtu, pasar ini dipenuhi kuda yang didatangkan dari kabupaten sekitar seperti Bone dan Sopeng. Bahkan ada juga kuda yang didatangkan dari Bima, Kupang dan Flores. Dalam satu hari pasaran, ada sekitar 60 hingga 70 transaksi jual beli kuda.
Harga satu ekor kuda tergantung pada usia dan beratnya. Kuda yang muda dan relatif kecil dijual mulai dari harga 2 juta rupiah. Namun kuda dewasa paling rendah dihargai 3 juta rupiah.
Selain itu di Jeneponto daging kuda harganya lebih murah dibanding daging sapi atau kerbau. Dan pembeli biasanya lebih menyukai daging kuda betina, karena lebih banyak lemaknya.
Seluruh bagian binatang ini tidak ada yang terbuang. Rambut ekor dan suri di lehernya dijual untuk dijadikan sapu.
Seluruh bagian binatang ini tidak ada yang terbuang. Rambut ekor dan suri di lehernya dijual untuk dijadikan sapu.
Kulit kuda juga dijual kepada pengrajin kulit. Bahkan kotoran dari pencernaannya pun dibeli orang untuk pupuk tanaman. Hanya saja harga kulit kuda jauh lebih murah daripada kulit kerbau dan sapi.
Sedang bagian yang dijual dengan harga termahal adalah bagian alat kelamin kuda jantan. Beratnya bisa mencapai 1 kilogram. Dijual dengan harga 30 hingga 35 ribu rupiah.
Alat kelamin kuda ini dipercaya dapat menambah kekuatan seksual terutama bagi kaum pria. Memang belum ada pembuktian ilmiah tentang hal itu. Namun tetap banyak kaum pria yang setia pada kepercayaannya.
Kebiasaan orang Jeneponto mengkonsumsi daging kuda memunculkan banyak restoran dengan hidangan kas. Sop Konro dan Cotto dari daging kuda. Cotto dan Konro Kuda ini sulit ditemukan di kabupaten lain. Namun di Jeneponto warung makan yang menjual hidangan daging kuda bertebaran disepanjang sisi jalan raya.
Pembeli dari daerah lain biasanya sekedar ingin mencicipi citarasa daging kuda. Meski diolah secara sederhana citarasanya menurut warga di Jeneponto tak ada tandingannya.
Dagingnya lebih kesat dan kenyal serta memiliki aroma kas. Karena itu daging kuda selalu menjadi hidangan utama, hidangan favorit yang selalu ditunggu disetiap acara pesta pernikahan atau hajatan lainnya.
Pembeli dari daerah lain biasanya sekedar ingin mencicipi citarasa daging kuda. Meski diolah secara sederhana citarasanya menurut warga di Jeneponto tak ada tandingannya.
Dagingnya lebih kesat dan kenyal serta memiliki aroma kas. Karena itu daging kuda selalu menjadi hidangan utama, hidangan favorit yang selalu ditunggu disetiap acara pesta pernikahan atau hajatan lainnya.





